• Pengacau Internet di Eropa (2013)

Seorang pria Belanda ditahan karena diduga bertanggung jawab terhadap serangan cyber terbesar. Tak disangka, ia ternyata melakukan seluruh aksinya itu hanya dari dalam mobil saja.

Tak perlu super komputer atau mesin dengan spesifikasi tinggi. Hacker berusia 35 tahun itu sukses membuat serangan Distributed Denial of Service Attacks (DDoS) hingga mencapai titik puncak di 300 gigabit per detik hanya dengan peralatan sederhana.

Pria berinisial SK itu menggunakan laptop, smartphone dalam mobil jenis Van yang sudah dilengkapi antena. Itu saja sudah sanggup membuat jaringan di sejumlah wilayah Eropa nyaris lumpuh.

Serangan yang dilakukan akhir Maret 2013 lalu itu memang sengaja dilakukan di dalam mobil. Cara ini dilakukan agar si peretas bisa lebih leluasa bergerak.

“Tersangka menggunakan kendarannya sebagai pusat komputasi mobile. Di dalamnya juga ada antena yang dipakai untuk melacak beberapa frekuensi,” tulis pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Spanyol.

 

 

  • Wor Stuxnet ( 2010)
Serangan worm stuxnet banyak di pandang oleh para pakar sebagai salah satu serangan terbesar yang melibatkan kode program yang sangat komplek.
Serangan worm ini melibatkan berbagai macam celah yang ada di sisterm oprasi windows yang belum banyak diketahui , dan mengincar sistem industri yang mengendalikan berbagai perangkat mesin di instalasi pembangkit listrik maupun di pabrik pabrik.
Tak salah bila banyak orang curiga bahwa worm ini di dalalangi oleh pihak yang besar , bahkan di sponsori oleh negara besar, dalam hal ini adalh negara barat. Iran menjadi negara yang paling banyak tertular oleh worm ini dan dicurigi pihak barat sengaja ingin melumpuhkan pembangkit nuklir Bushehr dengan worm ini.
  • Oprasi Aurora ( 2009 )
Pada tahun 2009 sekitar 30 perusahaan termasuk google dan adobe system di kabarkan telah menjadi korban serangan cyber yang sangat rumit. Para hacker berhasil mencuri properti intelektual dari perusahaan perusahaan tersebut dengan memanfaatkan celah keamanan pada browsher internet explorer.
Vice president of Threat Research Mc Afee, Dmitri Alperovitch mengatakan bahwa ia menemukankata ‘Aurora’ pada direktori komputer penyerang, saat melakukan pelacakan dari komputer yang telah terinfeksi. Dipercaya hecker menggunakan kata aurora untuk menggunakan oprasi ini.
Tak cuma orang-orang yang bekerja pada perusahaan multi nasional yang harus berhati hati dengan upaya intrusi ini, namun juga para oposisi di cina juga diincar, dari dokumen yang di bocorkan oleh wikileak, serangan ini diinstrusikan oleh seorang petinggi di pemerintah china.